;

PEDULI BENCANA "SIAGA BROMO 2010"

Posko Lapangan FPBI "SIAGA BROMO 2010" Kegiatan : Kaji Cepat Kebutuhan dan Kerentanan, Shelter, Evakuasi, Trauma Healing Anak, Penerimaan dan Distribusi Logistik, Air & Sanitasi, Pembersihan Debu Vulkanik, Pemulihan & Pemberdayaan Pengungsi. Anda Peduli Pengungsi Bromo, Kab. Probolinggo, Prop. Jatim : Kirim Bantuan dan Dana ke Rek BCA 0183004392 (24 Des 2010) Terima Kasih

25.7.09

Forum Semeru

Gunungapi Semeru merupakan salah satu dari 129 gunung berapi yang paling aktif di Indonesia. Meskipun letusannya relatif kecil, namun berlangsung 15-20 kali setiap hari yang keluar dari kawahnya yang bernama Jonggring Saloka. Dengan puncaknya bernama Mahameru, merupakan gunung yang tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian ± 3.676 dari permukaan air laut. Gunung Semeru terletak pada posisi 80o 6,5’ LS, dan 112o 55’ BT di perbatasan Kab. Malang dan Kab. Lumajang, Prop. Jawa Timur.

Daerah disekitar Gunung Semeru merupakan daerah pertanian yang subur. Di lereng timur dan tenggara yang merupakan daerah rawan bencana, terletak tanah pertanian dan permukiman dengan kepadatan penduduk lebih dan 850 jiwa/km2.

Kawasan Gunungapi Semeru termasuk dalam Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (KTN BTS) memiliki tipe ekosistem sub-montana, montana dan sub-alphin dengan pohon-pohon yang besar dan berusia ratusan tahun, merupakan bagian dari satu kesatuan ekosistem unik yang menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat dan kehidupan di bawahnya.

Untuk menjaga kelestarian ekosistem ini dibutuhkan model pengelolaan secara sinergis dan komprehensif dengan menerapkan manajemen resiko dan manajemen krisis secara terpadu. Penerapan Manajemen Risiko adalah suatu pendekatan terstruktur/metodologi dalam mengelola ketidakpastian yang berkaitan dengan risiko, ancaman, kerentanan dan kapasitas; suatu rangkaian aktivitas manusia termasuk: penilaian risiko, pengembangan strategi untuk mengelolanya dan mitigasi risiko dengan menggunakan pemberdayaan/pengelolaan sumberdaya. Di samping juga mempersiapkan Manajemen Krisis yang merupakan pengelolan tindakan dalam situasi darurat, rekonstruksi, rehabilitasi dan pemulihan segera setelah kejadian bencana. Dengan selalu memperhatikan sosial budaya dalam bentuk kearifan lokal dan selalu beorientasi pada pembangunan berkelanjutan dengan mempertimbangkan semua pemangku kepentingan kawasan Gunungapi Semeru dalam setiap tahapan kegiatan pengelolaan potensi maupun ancaman Gunungapi Semeru.

Dampak ancaman Gunungapi Semeru tidak mengenal batas wilayah administratif. Perubahan tingkat aktifitas gunungapi tersebut dapat dikaji gejalanya namun waktu terjadinya letusan, intensitas dan sebaran material letusan tidak mudah diprediksi. Gejala yang teramati di satu wilayah kabupaten akan menjadi informasi penting bagi proses pengambilan keputusan di wilayah kabupaten lainnya. Begitu pula, urusan kemanusiaan juga melampaui batas-batas administratif. Dapat saja masyarakat yang tinggal di kawasan perbatasan satu kabupaten harus mengungsi ke wilayah kabupaten lainnya bila terjadi letusan. Oleh karena itu, diperlukan kerjasama lebih baik antar pemerintah kabupaten dan berbagai unsur masyarakat lainnya dalam penanganan kedaruratan maupun pengelolaan potensi Gunungapi Semeru.

Forum Semeru adalah sebuah wadah yang merupakan forum pertemuan, komunikasi, pengkajian, penelitian, dan pengembangan keahlian dalam penanganan bencana terpadu berbasis masyarakat, baik secara individu maupun kelembagaan. Forum ini berasal dari berbagai latar belakang dan budaya antara lain : masyarakat, praktisi, ilmuwan, akademisi, professional, lembaga-lembaga kemanusiaan, LSM, birokrat, relawan dan donatur serta kontributor yang mempunyai perhatian terhadap peristiwa, penanganan dan pengurangan risiko bencana (disaster risk reduction management) dengan sentuhan kearifan lokal (traditional wisdom) yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan (sustainable development), dan selalu menempatkan korban bencana sebagai subyek dan sekaligus sasaran utamanya.

Forum Semeru merupakan wadah kebersamaan untuk menyatukan kekuatan-kekuatan dan menjembatani informasi dan komunikasi pemangku kepentingan dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan bersama dalam mengelola potensi dan pengurangan risiko bencana letusan Gunungapi Semeru. Gagasan pencanangan Forum Semeru akan dilaksanakan antara tanggal 3-8 Agustus 2009 bersamaan dengan pelaksaknaan Gladi Lapang Letusan Gunungapi Semeru di Dusun Oro-oro Ombo, Desa Pronojiwo, Kec. Pasirian, Kab. Lumajang Pendukung Forum Semeru akan melibatkan perwakilan pemerintah antara lain : Kabupaten Lumajang, Kabupaten Malang, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Probolinggo, dan Pemerintah Propinsi Jawa Timur bekerja sama dengan Badan nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), kemudian Perwakilan Masyarakat Kawasan Rawan Bencana Gunungapi Semeru, Lembaga Penelitian, LSM, dan Dunia Usaha

Wadah kebersamaan ini menjadi penting mengingat setiap sisi wilayah Gunungapi Semeru memiliki kekayaan potensi sumber daya alam namun sebaliknya juga memiliki ancaman bersama bagi kawasan di sekitarnya. Dengan demikian diperlukan kesadaran bersama bagi seluruh pemangku kepentingan dalam pengelolaan potensi maupun ancaman melalui penerapan Manajemen Risiko dan Manajemen Krisis secara terpadu dengan saling menghargai keberadaan dan kepentingan masing-masing pemangku kepentingan.

Tujuan: Menjembatani informasi dan komunikasi dalam pelaksanaan kegiatan bersama guna mewujudkan pengelolaan potensi sumber daya alam dan ancaman Gunungapi Semeru secara menyeluruh pada aspek ancaman, daya dukung lingkungan dan sosial-budaya masyarakatnya.

Pendukung
: 1. Pemkab. Lumajang, Pemkab. Malang, Pemkab. Probolinggo, dan Pemkab. Pasuruan sebagai pengemban tanggungjawab utama pengurangan risiko bencana letusan Gunungapi Semeru. 2. Masyarakat Kawasan Rawan Bencana Letusan Gunungapi Semeru. 3. Lembaga swadaya masyarakat, organisasi masyarakat, perguruan tinggi, dunia usaha dan para pelaku kemanusiaan lainnya

Manfaat:1. Terwujudnya penguatan kapasitas dan kinerja pemerintah kabupaten sebagai pemegang tanggungjawab utama penanganan dan pengurangan risiko bencana. 2. Terjalin kerjasama secara sinergi dan komprehensif di lintas kabupaten dan pelaku dalam pengelolaan ancaman, daya dukung lingkungan dan sosial-budaya masyarakat lereng Gunungapi Semeru. 3. Terciptanya dukungan dari berbagai pihak baik perguruan tinggi, LSM, dan dunia usaha.

RUANG LINGKUP DAN SUMBERDAYA

Ruang Lingkup
:
Forum Semeru mencakup pengelolaan potensi sumber daya alam dan upaya-upaya pengurangan risiko bencana Letusan Gunungapi Semeru secara bersama-sama antar kabupaten dan pemangku kepentingan lainnya secara sinergis dan komprehensif.

Sumberdaya:
Sumberdaya meliputi pertukaran pengetahuan, sarana, pendanaan, sumberdaya manusia untuk pelaksanaan kegiatan-kegiatan Forum Semeru dipenuhi bersama oleh masing-masing kabupaten dan dukungan tidak mengikat dari lembaga-lembaga yang terlibat dalam Forum Semeru.

PARA PELAKU
Pemkab Lumajang
Pemkab Malang
Pemkab Pasuruan
Pemkab Probolinggo
Pos Pengamatan Gunungapi (PPGA) Gunung Sawur
PSB Univ. Negeri jember
Forum Peduli Bencana Indonesia
PMI (Lumajang, Malang, Pasuruan, dan Probolinggo)
Lembaga Donor dan Lembaga Masyarakat lainnya yang berkomitmen

PENGURUS HARIAN FORUM SEMERU 2009 - 2010
Koordinator:
Kesekretariatan:
Pembantu Umum:
(Penyusunan Pengurus Harian akan dilakukan saat pencanangan pada Gladi Lapang Letusan Gunungapi Semeru 2009)

RENCANA PROGRAM KERJA DAN KEGIATAN PRIORITAS 2009 - 2010
1. Menyelenggarakan pertemuan-pertemuan koodinasi penyelenggaraan kegiatan bersama dalam pengelolaan potensi sumber daya alam dan ancaman bersama Letusan Gunungapi Semeru
2. Mendokumentasikan hasil-hasil kegiatan bersama di berbagai bidang.
3. Memfasilitasi pertemuan antara pemerintah kabupaten dengan BNPB untuk memberikan masukan dalam penyusunan rencana kontigensi Letusan Gunungapi Semeru
4. Memfasilitasi penyelenggaraan gladi lapang (simulasi) bersama lintas kabupaten
5. Memfasilitasi penyusunan dokumen rencana kontijensi Letusan Gunungapi Semeru di tiap kabupaten
6. Memfasilitasi tersedianya sistem peringatan dini bahaya Letusan Gunungapi Semeru yang operasional dan dipahami masyarakat
7. Memfasilitasi penyelenggaraan dan tatalaksana sistem informasi dan komunikasi lintas pelaku dalam pengurangan risiko bencana Letusan Gunungapi Semeru
8. Memfasilitasi penyusunan kurikulum, modul, dan penyiapan fasilitator latihan wajib penanggulangan bencana bagi masyarakat Kawasan Rawan Bencana 3 Letusan Gunungapi Semeru.
9. Memfasilitasi proses pembelajaran silang penanggulangan bencana Letusan G. Semeru ke daerah lain.
10. Memfasilitasi proses analisis risiko Letusan Gunungapi Semeru dan penyusunan dokumen Rencana Aksi Daerah Pengurangan Risiko Bencana Letusan Gunungapi Semeru.

5 komentar:

  1. info bagus nih sob,,
    bisa nambah pengetahuan...

    BalasHapus
  2. Tks...atensinya
    Semoga bisa memuat lebih baik lagi

    Salam kemanusiaan

    BalasHapus
  3. Mohon informasi, apakah Forum Semeru ini telah dengan resmi dideklarasikan oleh para pihak yg berkepentingan? Kalau sudah kapan dan dimana?

    salam,
    djuni
    admin milis bencana
    http://googlegroups.com/group/bencana/

    BalasHapus
  4. Deklarasi akan dilaksanakan pada tanggal 8 Agustus 2009 bersamaan dgn Pelaksanaan Gladi Lapang Letusan Gunungapi Semeru 2009 di Desa oro-oro Ombo, Pronojiwo, Lumajang...Kang Juni...

    Salam Kemanusiaan...

    BalasHapus
  5. dahsyat cuy, salut banget buat mas aji keren abis, sukses terus mas forum semeru

    Novi

    BalasHapus

Anda Peduli

Pengelola

Tukar Link


peduli bencana

Link

Blog Archive

 

Copyright © 2009 by FPBI