Pendidikan bagi anak-anak adalah sektor strategis dalam mengembangkan sumber daya manusia, terutama di wilayah-wilayah bencana. Kedaruratan di wilayah itu telah mengamputasi kemampuan masyarakat sebagai korban bencana untuk mengakses fasilitas pendidikan. Setidaknya kemampuan mengadakan buku pelajaran telah dibatasi karena keterpurukan ekonomi akibat bencana, belum lagi secara psikis anak-anak korban bencana akan mengalami semangat belajar yang menurun secara signifikan. Buku adalah pemandu strategis untuk memasuki ranah keilmuan, sehingga keberadaan buku sangatlah strategis dalam bidang pendidikan. Dompet Dhuafa Republika Jawa Timur bekerja bersama FPBI menginisiasi pengadaan bantuan buku bagi anak-anak korban lumpur lapindo. DD Republika mengirimkan sejumlah buku ke Posko FPBI di Pasar Porong Baru untuk disalurkan kepada anak-anak. Jumlah buku tersebut sebagai berikut : Buku Gemar Berbahasa untuk kelas 1 hingga 6 SD sebanyak 690 eks, Buku PPKN untuk kelas 2 dan 3 SMP sebanyak 162 eks, dan Buku Fisika Dasar untuk kelas 2 SMU sebanyak 40 eks. Buku tersebut diterima Ibu Yuli selaku Koordinator Administrasi dan Umum di Posko Pengungsi Warga Renokenongo tanggal 29 Maret 2009 yang lalu. Semoga buku tersebut bermanfaat sebagai bentuk peduli untuk berbagi kepada korban lumpur lapindo yang telah mengungsi selama hampir 3 tahun di Pasar Porong Baru.
Tampilkan postingan dengan label Peduli. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Peduli. Tampilkan semua postingan
31.3.09
Buku Untuk Anak Korban Lumpur Lapindo
Pendidikan bagi anak-anak adalah sektor strategis dalam mengembangkan sumber daya manusia, terutama di wilayah-wilayah bencana. Kedaruratan di wilayah itu telah mengamputasi kemampuan masyarakat sebagai korban bencana untuk mengakses fasilitas pendidikan. Setidaknya kemampuan mengadakan buku pelajaran telah dibatasi karena keterpurukan ekonomi akibat bencana, belum lagi secara psikis anak-anak korban bencana akan mengalami semangat belajar yang menurun secara signifikan. Buku adalah pemandu strategis untuk memasuki ranah keilmuan, sehingga keberadaan buku sangatlah strategis dalam bidang pendidikan. Dompet Dhuafa Republika Jawa Timur bekerja bersama FPBI menginisiasi pengadaan bantuan buku bagi anak-anak korban lumpur lapindo. DD Republika mengirimkan sejumlah buku ke Posko FPBI di Pasar Porong Baru untuk disalurkan kepada anak-anak. Jumlah buku tersebut sebagai berikut : Buku Gemar Berbahasa untuk kelas 1 hingga 6 SD sebanyak 690 eks, Buku PPKN untuk kelas 2 dan 3 SMP sebanyak 162 eks, dan Buku Fisika Dasar untuk kelas 2 SMU sebanyak 40 eks. Buku tersebut diterima Ibu Yuli selaku Koordinator Administrasi dan Umum di Posko Pengungsi Warga Renokenongo tanggal 29 Maret 2009 yang lalu. Semoga buku tersebut bermanfaat sebagai bentuk peduli untuk berbagi kepada korban lumpur lapindo yang telah mengungsi selama hampir 3 tahun di Pasar Porong Baru.Empati dari WN Skotlandia


Pagi itu (22/3/09 ) sepasang bule bernama Simon dan Mariam datang ke Posko FPBI di Pengungsian Pasar Porong Baru, Sidoarjo. Mereka berdua warga negara Skotlandia yang memperkenalkan diri sebagai guru tamu di tempat kursus bahasa Inggris di English First, Surabaya. Liburan ini dimanfaatkannya untuk datang dengan membawa 6 bungkusan tas plastik besar yang berisi mainan anak-anak, dan ingin memberikannya pada anak-anak pengungsi lumpur lapindo yang melewatkan libur sekolahnya di pengungsian. Anak-anak menyambutnya dengan riang gembira dan menyanyi. Namun jumlah mainan yang terbatas dibanding jumlah anak-anak 300 jiwa, banyak anak-anak yang menangis karena tidak kebagian. Simon, salah seorang bule itu sempat meneteskan air mata karena terharu. Peduli berarti berbagi, indahnya bila kehidupan harus berbagi seperti ini. Kepedulian walaupun kecil ini sangat berarti bagi anak-anak pengungsi yang telah sekian lama telah kehilangan ruang bermain dan kebebasannya.
Langganan:
Postingan (Atom)

